Anak-anak rentan terhadap berbagai penyakit karena sistem kekebalan tubuh mereka masih dalam tahap perkembangan. Beberapa penyakit lebih sering menyerang anak-anak dibandingkan orang dewasa. Mengetahui penyakit yang umum terjadi dan cara pencegahannya dapat membantu orang tua menjaga kesehatan anak mereka dengan lebih baik.Berikut artikel ini akan membahas tentang Penyakit yang sering menyerang anak-anak.
1. Flu dan Pilek
Flu dan pilek adalah penyakit yang sangat umum terjadi pada anak-anak. Penyebab utamanya adalah virus yang menyebar melalui udara atau kontak langsung. Gejala yang muncul meliputi:
- Demam ringan hingga tinggi
- Hidung tersumbat atau berair
- Batuk dan sakit tenggorokan
- Lemas dan tidak nafsu makan
Pencegahan:
- Ajarkan anak mencuci tangan dengan sabun secara rutin.
- Jaga pola makan sehat untuk meningkatkan daya tahan tubuh.
- Pastikan anak cukup istirahat.
- Hindari kontak dengan orang yang sedang sakit.
2. Diare
Diare pada anak sering disebabkan oleh infeksi virus atau bakteri dari makanan dan minuman yang terkontaminasi.
Gejala:
- Sering buang air besar dengan tekstur cair
- Mual dan muntah
- Nyeri perut
- Demam
Pencegahan:
- Pastikan makanan anak selalu bersih dan matang.
- Ajarkan anak mencuci tangan sebelum makan.
- Berikan cairan oralit jika anak mengalami diare untuk mencegah dehidrasi.
3. Campak
Campak adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus dan sering menyerang anak-anak yang belum mendapatkan vaksinasi. Gejala campak meliputi:
- Demam tinggi
- Batuk dan pilek
- Ruam merah di seluruh tubuh
- Mata merah dan berair
Pencegahan:
- Pastikan anak mendapatkan vaksin campak sesuai jadwal imunisasi.
- Hindari kontak dengan penderita campak.
4. Infeksi Telinga
Infeksi telinga sering terjadi pada anak-anak karena saluran eustachius mereka lebih pendek dibandingkan orang dewasa, sehingga lebih rentan terhadap infeksi bakteri atau virus.
Gejala:
- Rasa nyeri di telinga
- Demam ringan
- Anak sering menarik atau menggosok telinga
- Gangguan pendengaran sementara
Pencegahan:
- Jaga kebersihan telinga anak.
- Hindari paparan asap rokok yang bisa meningkatkan risiko infeksi.
- Pastikan anak mendapatkan vaksinasi yang diperlukan untuk mencegah infeksi bakteri.
5. Cacar Air
Penyakit ini lebih sering menyerang anak-anak dan ditandai dengan ruam berisi cairan yang sangat gatal.
Gejala:
- Demam ringan
- Muncul bintik merah yang berubah menjadi lepuhan berisi cairan
- Gatal di seluruh tubuh
- Lemas dan kehilangan nafsu makan
Pencegahan:
- Hindari kontak langsung dengan penderita cacar air.
6. Asma
Asma adalah gangguan pernapasan yang sering menyerang anak-anak akibat peradangan pada saluran napas. Penyakit ini dapat dipicu oleh alergi, udara dingin, atau infeksi pernapasan.
Gejala:
- Sesak napas
- Batuk terutama saat malam hari
- Mengi atau suara napas berbunyi
- Nyeri atau tekanan di dada
Pencegahan:
- Identifikasi dan hindari pemicu asma pada anak.
- Pastikan anak mendapatkan perawatan medis yang sesuai.
- Jaga kebersihan rumah untuk mengurangi paparan debu dan alergen.
7. Demam Berdarah
Demam berdarah disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti.
Gejala:
- Demam tinggi tiba-tiba
- Nyeri otot dan sendi
- Bintik merah pada kulit
- Mual dan muntah
- Mimisan atau perdarahan gusi
Pencegahan:
- Menghindari gigitan nyamuk dengan memakai pakaian tertutup dan menggunakan kelambu.
- Menjaga kebersihan lingkungan dengan menguras tempat penampungan air untuk mencegah perkembangbiakan nyamuk.
- Menggunakan lotion anti-nyamuk saat berada di luar rumah.
Kesimpulan
Anak-anak rentan terhadap berbagai penyakit karena sistem imun mereka masih berkembang. Orang tua dapat melindungi anak dengan memberikan asupan nutrisi yang baik, menjaga kebersihan, serta memastikan imunisasi lengkap. Dengan langkah-langkah pencegahan yang tepat, risiko penyakit pada anak dapat dikurangi secara signifikan, sehingga mereka bisa tumbuh sehat dan aktif.